My Pages

Wednesday, May 3, 2017

Daun Team Building - Pulau Tidung 2017

Dedauners foto di atas jembatan cinta, menggunakan Dji Phantom 3

8 Januari 2017, bisa dikatakan hari yang bersejarah untuk Daun, karena untuk pertama kalinya saya dan tim akhirnya mengadakan tim building. Tahun - tahun kemarin, saya lebih berfokus mengenalkan dunia luar, Bali dan Singapura sama anak - anak personel - personel Daun ... biar pada pinter. Maklum deh, 90 persen dari mereka belum pernah naik pesawat, bahkan main paling jauh aja mungkin cuma 20 km. Tahun 2017 saya menarik diri, mengadakan selebrasi simpel hanya di Pulau Tidung, target outing kali ini adalah menanamkan visi 2017, sekaligus untuk saling mengakrabkan untuk kerjasama lebih baik sepanjang 2017.

Setelah tiba di Pulau Tidung, saya cukup kaget, karena ini juga pertama kali saya menginjakan kaki di sini, pulau ini ternyata cukup bagus, lautnya tidak kalah dengan ... katakanlah Gili Trawangan. Dari dermaga, saya dan para dedauners ... panggilan saya untuk para personel Daun, kami bersepeda menuju penginapan kami di cottage Puri Tidung.  Salah satu EO saya mengatakan kalau dulu pulau ini kotor, banyak sampah dan airnya tidak jernih, tetapi mungkin berkat Gubernur kita, pak Ahok, yang sangat peduli, pulau ini disulap menjadi salah satu destinasi wisata yang murah, tetapi tidak kalah dengan Gili, sumpahhhh. Ongkos naik kapal pulang pergi hanya 300.000 IDR, penginapan hanya sekitar 100.000 IDR per orang per malam, bisa dapat menikmati alam seindah ini. Saya berdoa Gubernur baru yang terpilih bisa terus melestarikan pulau ini, bahkan kalau bisa menyerupai Pulo Cinta Eco ... aminn. 

Dermaga Pulau Tidung, perjalanan dari Ancol Marina ke sini memakan waktu kurang lebih 1 jam.

kring ... kring ada speda ... yang pakai baju putih merah itu namanya pak Zen, sehari - hari zaim puool, tapi he had lot of fun there, jarang - jarang bisa liat dia melepas ke zaim-an ... hahaha.


Awan badai dari jembatan cinta

Dauners bersiap untuk snorkling, biar muka - muka bandit tapi kayak kucing pada takut air. Tapi mereka semua ini jagoan - jagoan saya, i lop u pull, tapi yang om - om depan ini yang pakai kaca mata item dan topi putih, bukan jagoan tapi follower setia dauners ... hahaha. 


Salah satu acara adalah menuliskan beberapa hal mengenai diri kita yang mau kita ubah untuk masa depan yang lebih baik, dan menuliskan pengharapan kita di masa depan, lampion akan terbawa ke laut dan terbakar mengirimkan doa ke Pencipta.

Pagi merekah di Dermaga


Good morning sunshine, jembatan cinta dan tiang awan ada di belakang miss sunshine yang belom diet

Kelompok para manusia super (isinya bos - bos) yang jadi juara dua karena ngalah, Paris Good

Siapa yang menciptakan foto gaya Shinchan gini ya ? #GarukPala, tapi manusia yang sehari - hari jaim pun mau gokil - gokilan dan melakukan pose begini hahaha, it was a moment that will be remembered, thank u to Robby, ci Ibeth, and Leo for all the program, all the patient, all the fun, and offcourse all the memories. 

jangan liat saya, tapi liat betapa keren alamnya... saya juga keren! hahaha, tribute to ayunan somplak yang ada di cottage.

Kalau ada red riding hood, ini ada red riding sandal, kontras sekali ya laut, langit, awan, dan sendal merahnya, kegedan pula, sumpah bukan punya saya

Untuk 2017 yang lebih baik, lebih membangun, lebih bermanfaat, supaya yang jomblo ga jomblo lagi, dan yang terpenting supaya 80 M target tercapai hahaha ... doa dari jembatan cinta Pulau Tidung.

Mari loncat, buktikan nyali anda! Salah satu hal yang bikin nggak bisa tidur, adalah memikirkan lompat dari jembatan cinta, bikin penasaran, antara takut dan pengen uji nyali. 


Beginilah penampakan dalam laut Pulau Tidung, lautnya bersih bening, bisa jadi putra dan putri duyung disini.

Eh putri duyung lupa diet on duty, pipinya kewer - kewer, liat betapa banyak ubur - ubur yang unyu - unyu itu, some of them menyengat, jadi harap berhati - hati ketika free dive disini.

Well, demikian cerita dan memori saya di Pulau Tidung, ini sedikit sajak dari saya

Jangan lupa main ke sini
Daripada jauh - jauh ke Bali
Semoga dengan Gubernur yang sudah berganti
Pulau Tidung tetap Lestari 

eaaaaaaaa ..... attraversiaomo, thank u for reading, God bless u.

Monday, March 20, 2017

Berkunjung ke Iceland ... ntah apa yang mau dikata

ekting dulu di depan air terjun Skogafoss


Fotonya keren banget ya, tapi judulnya melas banget ya ...

Jadi ini cerita perjalanan panjang saya ke Islandia atau nama kerenya negri es, Iceland. Negri para Viking dan burung puffin. Perjalanan saya terjauh selama dimuka bumi, dan pulang membawa kisah gagal puol, hehehe.
Yaa, begitulah tapi kalo tidak ada kisah gagal maka ga akan ada tuh kisah heroik dimuka bumi ... hahaha (usap - usap dada). Segala bentuk kasihan diterima ya, moril dan materil ... hahaha.

Sebenarnya pertama kali saya membeli tiket Jakarta - Amsterdam PP, itu nggak ada niat untuk pergi ke Iceland, tapi tujuan awalnya dari Amsterdam mau ke Praha lalu ke Swiss. Tapi kemudian beredar gosip bahwa tahun 2016 Aurora Borealis itu muncul terakhir, lalu baru akan muncul setelah 30 tahun lagi. Maka saya berubah haluan, mumpung sudah dekat dengan Iceland kan gitu ya, hanya 3 jam 30 menit terbang lagi dari Amsterdam. Panik loh akika bok, dalam kurun waktu 3 minggu sebelum keberangkatan saya ke Amsterdam saya baru mulai browsing - browsing tentang Iceland ... Danger ya, don't do it at home ya! Itu salahnya disitu adalah kurang perencanaan, kurang pengamatan, dan mungkin sesuai amal dan ibadah kali yah, jadinya perjalanannya pun isinya badai semua hehehe, dan ga ketemu sama bucket list si neng Aurora. Setelah lihat blog saya, silahkan lihat blog temen saya yang punya kisah sukses di Iceland, Santi Fang cukup beruntung bisa bertemu Aurora yang warnanya kayak baju Ratu kidul itu.

Berikut saya coba kasih tips - tips yah, biarpun udah buanyak tips yang ada di Google, tapi tips dari orang gagal itu udah paling manjur ... hahaha.

satu :

Untuk Informasi, Santi berangkat akhir Oktober sampai awal November, dan saya berangkat bulan Januari. Memang Aurora bisa dilihat mulai dari bulan September - Maret, tapi saya sugest jangan pergi bulan Januari karena itu puncak musim dingin. Jika masih Oktober - November itu cuaca masih bersahabat, biarpun cuaca Iceland memang terkenal kayak orang kena gangguan hormon, moodnya suka swing sana sini, tapi chance langitnya bersih itu tinggi pada bulan - bulan itu, masih bisa kelihatan yang ijo - ijo gitu (bukan duit loh ya).

dua :

Download dulu aplikasi untuk hunting aurora, ada banyak macem di playstore, selama gretong download semua! Aplikasi ini bisa nunjukin aktivitas aurora selama seminggu. Kalo KP (Indeks yang digunakan untuk mengukur kekuatan Aurora) 3 - 4, pasti bisa keliatan Auroranya kalau langit bersih. Jadi menurut saya memang beli tiket pesawat ke Iceland mending beli satu arah aja dulu hehehe, nanti pulang kalo emang udah ketemu sama neng Aurora. Pengalaman saya, hari ketika saya pulang, besoknya KP 4. Berapa hari harus stay di Iceland? Kemarin saya stay 5 hari 4 malam dan itu dijamin kurang, mungkin harus spare 7 - 10 hari baru pas, bukan cuma masalah Aurora aja, tapi Iceland itu buanyak banget spot keren yang harus dilihat, selama musim dingin matahari terbit jam 11 siang dan terbenam jam 3 sore, jadi hanya punya waktu 4 jam untuk bertamasya, sisanya gelapppp ... dan itu yang saya tidak perhitungkan karena di blog - blog lain jarang disebut hal itu. Karena waktu yang sebentar itu terpaksa saya malam - malam berendam di Blue Lagoon, jadi ga ada fotonya.

Seljalandsfoss

Phingvelir national park, dibawah ada gereja, sayang lagi badai salju.

masih di Phingvelir national park

tiga :

Setelah saya selidikin, kalo kamu cuma stay di Reykjavik kesempatan untuk melihat Aurora itu hampir 0. Jangan ikutan tur - tur Aurora hunting deh, dijamin rugi. Saya cuma di anterin bus ke deket bandara Kevlafik, trus di turunin malem - malem buta di suhu -6 suruh nungguin selama 1 jam, saya udah ketakutan nama saya Olin berubah jadi Olaf ... hahaha. Reykjavik itu, kalau di peta Iceland hampir dibilang sudah di atas, Aurora lebih kuat di bagian bawah Iceland seperti di Vik atau yang banyak saya liat foto - foto temen saya itu ada di daerah Kirkjubaejarklaustur. Jadi lebih baik pesen hotel di pedesaan - pedesaan Iceland dulu, baru setelah dapat dan puas, pindah ke Reykjavik. Tadinya saya sempat jiper ya liat hotel - hotel pedesaan, contohnya daerah Vik ya, saya pikir ini apa tempat tinggal drakula apa ya ... rumahnya ga seberapa banyak, pemandangannya spooky abis, kalo ada apa - apa gimana gitu saya pikir. Akhirnya saya mutusin menginap di Hotel Fljótshlíd, tamunya cuma saya dan grup saya, hotelnya bekas kandang kuda, letaknya di antah berantah, tapi saya ga merasa seseram itu, karena hotel itu sudah saya dan genk saya kuasai, kita jungkir balik, koprol serasa rumah sendiri, bahkan kita bisa masuk ke dapur hotel dan masak Indomi hahaha. 


Begini penampakan hotelnya, berasa rumah - rumah yang ada di kartu Natal.


Bagian lain dari Hotel, kamar kita yang lampunya nyala tuh, dulunya kandang kuda


Kemanapun tetep Indomi seleraku

Empat :

Aurora itu ga selalu warna ijo di langit ya, kalo KP 4 atau lebih mungkin bisa keliatan ijo atau ungu. Tapi kalau KP hanya 3, biasanya dia bentuknya hanya kayak awan abu - abu dilangit, susah dilihat sama mata telanjang, tapi kalo diabadikan sama kamera, warnanya jadi ijo, setelah saya googling - googling, itu mungkin karena kelemahan retina mata manusia gitu deh. Jadi kalo kalian ada liat awan goyang - goyang dilangit itu bukan Jin ya, ga usah histeris kayak bences, tapi langsung ambil kamera, langsut poto, latihan dulu dari rumah, biar disana ga kudet. Aurora ini juga paling lama 1 jam bisa juga cuma 5 menit, ya tergantung bos di langit ya.

Lima :

Kali ini bukan tips huntin Aurora sih, ini soal maskapai yang dipilih kalo mau ke Iceland, kalo ada duit lebihan naiklah Iceland Air. Tapi kalo duit ngepas, boleh naik wow air. Kemarin sih soal waktu ga pernah delay ya, cuma hati - hati terhadap jumlah tas yang kamu bawa ke kabin, saya saranin beli bagasi online, karena kalo sampai kamu ga beli online, dan terpaksa tas kamu di charge di kabin, itu mahal banget. Tas yang boleh dibawa ke kabin, adalah cuma 1 koper ukuran kabin dan 1 tas buat taro dompet sama passport gitu titik, kamu ga boleh bawa tentengan yang lain, itu kena charge. Usahain masuk pesawat pertama, karena kalo paling belakang, kamu ga bakal dapet space kompartment diatas tempat duduk, barang - barang penumpang berserakan dilantai, kayak naik bus.

Oke itu kayaknya cukup tips - tips dari saya, kalau kalian nurut dan ikutin InsyaAllah bisa lihat neng Aurora yang warnanya kayak Ratu kidul itu.

Nyambung sama pengalaman saya di Iceland, hari pertama sampai saya langsung cari counter sewa mobil yang saya sudah booking dari Internet, nama rentalnya adalah Greenmotion jangan heran kalo nggak ketemu, karena letaknya itu emang ga ada di dalam Kevlafik, tapi 4 kilo dari Kevlafik hahaha, kemaren saya cari sampe modar juga ga ketemu. Tapi jangan khawatir, karena ada mobil antar - jemput yang datang sering ambilin tamu. Saya puas dengan rental mobil satu ini, saya bilang secara harga cukup bersahabat, untuk sewa perhari kalau dirupiahkan kurang lebih tujuh ratus sampai satu jutaan, saya sewa dua mobil pertama adalah Suzuki Grand Vitara 4x4, dan yang kedua adalah mobil fiat panda 4x4 juga. Harga online itu belum termasuk asuransi, asuransi itu sekitar 1,2 jutaan untuk satu mobil.

Biarpun saya ga melihat Aurora, tapi saya bisa merasakan serunya melintasi Iceland dengan mobil 4 x 4, jujur Iceland itu tidak seperti kebanyakan negara yang pernah saya pergi. Cuacanya ekstreem, dalam 5 menit cuaca bisa cerah bersahabat, 5 menit kemudian hujan es hail, 5 menit lagi badai salju, lalu cerah lagi, dan tiba - tiba hujan. Matahari juga tidak melintas diatas kepala, nggak terbit dari Timur ke Barat, saat saya berjalan ke arah Selatan, yaitu ke kota Vik, matahari ada di Kanan saya baru muncul sekitar jam 11 siang, lalu tenggelam sekitar pukul 3 sore, selama perjalanan saya lihat matahari naik dan turun di sebelah kanan saya karena jalan menuju kota Vik itu pesisir pantai. Amazing banget, kayak berasa di planet lain.

Ketika saya mulai berjalan ke kota Vik dari Reykjavik, pemadangan sekeliling saya tidak kelihatan apa - apa hanya kabut dimana - mana, angin disana benar - benar kencang, asuransi mobil tidak memberikan perlindungan pada pintu lepas ketiup angin loh. Kadang - kadang mobil goyang karena ditiup angin, saya saranin untuk sewa mobil 4 x 4, perhatikan roda - rodanya kalau haus minta mobil yang lain, karena bener - bener extreem disana pada saat saya pergi ya. Ketika saya kembali dari Vik ker Reykjavik saya bingung, karena landscapenya berubah, mungkin karena cuaca cerah, saya berjalan di atas gunung - gunung salju, bahkan kadang sesaat seperti masuk terowongan awan, kalo dibilang pemandangan keren ... kata "keren" itu kesannya menghina, its way more than KERENNNN.

Pusing pala barbi .. pala barbi .. pala barbi ... 
Q : mo kemenong cyiinnn ... badai begini? 
A :  ... Ke hatimu #Gaplokkk!



Country road take me home, to the place i belonngggg ... jadi nyanyi deh.

Liat jalanan es bersalju pake angin lagi

Kalo lagi cerah gini nih

Whooaaaa maknyusss pemandangannya kan ...

Ngaso dulu dipinggir jalan, liat fog-nya diatas kepala.


Selama di Iceland saya tinggal di A Part of Reykjavik, Hverfisgata. Saya bingung sama nama - nama hotel dan property di Iceland kayak ga kreatip banget, kenapa ga dinamain Apartment Balon gitu, ken apa harus "A Part or Reykjavik" ... bukan cuma apartment ini aja, tapi kalo di google banyak property yang namanya estede banget.  Tarif sekitar 2.5 - 3  juta semalam tapi dapat 2 kamar tidur, ada kitchen, mesin cuci baju, dan wifi kenceng. Hverfisgata itu lokasi strategis, dekat kemana - mana di Reykjavik, nggak kayak kota drakula, tapi jam 6 toko sudah pada tutup, sabtu - minggu malah nggak buka sama sekali. Orang disana hidupnya santai banget, kayak di game harvest moon aja. Kalau stay di lokasi sini, tempat - tempat melancong yang paling dekata adalah :

Sun Voyager, penanda ultah 200 tahun kota Reykjavik

Gereja Hallgrimskirkja, landmarknya Reykjavik, ada patung dari Leif Eriksson, dia adalah penjelajah Iceland yang terkenal, seorang Viking, kata Wiki dia sudah menemukan Amerika sebelum Columbus.

Dibelakang saya yang biru adalah Harpa Concert Hall.

Eniwei bicara soal kota Vik, itu ... gue curiga merupakan portal ke dimensi lain, kotanya aneh banget, rumah - rumah peletakannya kayak seadanya dan seperlunya untuk jadi backdrop-an doang, itu bukan kota drakula cuma kota ke dimensi lain .... halahh, jadi ngawur. Ga percaya ? Cekidot ...

Vik, Black sand beach.

Ini kota Vik, mungkin kalo mau lebih bagus bisa liat - liat di Google.

Church of Reynisdrangar lagi cerah dekat kota Vik, apa kesan dan pendapat kalian? Misterius kan ...

Curch of Reynisdrangar tiba - tiba mendung ... kayaknya ada yang baru dateng dari dimensi lain tuh.


Yah begitulah kisah melasseee akika, banyak badai dan waktu beroperasi yang terlalu sebentar (terang cuma 4 jam) membuat perjalan gue ke sana jadi ga maksimal. Eniwei, pas di hotel Fljótshlíd, KP auroranya 3, dan bisa dilihat 75 persen di Iceland. 

Gue ga yakin itu apa bukan yang ijo - ijo secara berawan gitu.

Mungkin Iceland mau gue balik lagi ... hahaha.

Thank u for reading, God bless
Attraversiamo ....