My Pages

Thursday, June 26, 2008

Another world called Mirador

Finnally, after a very long-harded journey, journey through 3 elemens of the world : Land, Sea, and air, i steped my foot on the land of Hong Kong. I've been here two times in my live and offcourse another excitement, since Hong Kong has changed very dramatically.

The first place i steped my foot is Hong Kong Ferry terminal, i just departed from Macau, and the journey took almost 2 hrs with ferry. The Ferry Terminal is a confusing place, hmm maybe i just not got used to it, once again i just follow my feelings to got out of there, once again no map at all!!

After i follow my feet wherever she walks, i reach the taxi terminal, people queue to get taxi there, sooooo different with Jakarta, you have to fight each other, you have to throw sarcastic sight to other competitor, specially in rainy seasson, but things kindda bit different in a big mall such as Taman Anggerek or Plasa senayan.

I stayed at a very strategic location in the city of Tsim Sha Tsui, cheap but very strategic, with a nice facility such as free wifi access, free mineral water, and just 1 minute from MRT Tsim Sha Tsui Station, but still no breakfast (who care of it if food is everywhere). The location in the middle of the city, the right side of it is Holiday inn resort, and the front of it is Hyat hotel, also many boutiqs around such as bvlgari, coach, seibu, and mango, also prada and LOUIS VUITTON (my fave one) !!!

You may have question in your head, what kind of place did i stay ? it must be so expensive did it ? I must had my luxury holiday did i ?
Yap you almost right ! If i mention Nathan Road, the famous road in Kowloon (main land of china) beside mongkok and Jordan. Next to Nathan Road is Salisbury Road, and you may find Avenue Of Star near it. Just 5 minutes walk to see Jet Li's hand or Jacky Chan's hand or Michele Yeoh's hand or Andy Lau's hand orTsui Hark's hand or ... (just mention all the famous asia star, you may ask does Bruce Lee also there ??? I answered YES !!!) chiesl on the rock.
Not only 1900 or 2000 era, but also era of my mother, such as Lin Ching Sia, Leon Lai and Lesli Cheung also there.




So have you make a conclusion did i stayed in Hyat or in Holiday inn ?? hehehehehe.... of course not both of it. I stayed in Mirador Mansion, actualy it's an old flat with many guess house inside. Offcourse as backpacker i would not stayed in expensive hotel, no money, no cry donk !! hehehe.

I choose USA Hostel, located at 13th floor of Mirador Mansion, Nathan Road, Tsim Sha Tsui.

This was my first experience to stayed at guess house, never before in my live, but once again i have packed a new stuff in my live. I stayed in the private room not in the shared room, if you stay in shared room you will have to shared your room with stranger (offcourse world is without stranger- giordano version), but for me its kinnda creepy to shared with some one you never know before.

The Lobby, Oh yap, never forget the first time the taxi stoped, and the driver said "Here we go, Mirador Mansion!" my mouth opened, and i get very dizzy .... "Whaaattt ????" We just arrived in our lovely hostel.

The lobby is full of store, usualy souvenir store, money changer, and leather store, sex toys store, and also there are so many "orang item" there, freakin me out for the first time. After i got there, i met many bule, gosh i though maybe just indonesian people who own a lot of money, i never heard one of my friend stayed in guess house, they always tell me about how nice this hotel and how luxury that hotel, and so on.




Here is the lobby, an old flat in the middle of town





View of the flat, Rumah susun is better !





Hallway to the place.




Hotel enterance



Access Card needed !



Welcome, Inside, nice huh!



We got TV,aircon, hot water, free dring water, wifi access ... what else ??



After days, i just get my self used to it, and now i became fan of it.

Friday, June 20, 2008

Bermula di Senado Square (Day 2)

aHari ke dua di Macau, another best day in my life. Not as best day as you can imagine, maybe just call it "best day" it sound simmiliar with "bad day" isnt it ? Yang jelas pagi - pagi bangun perut udah kelaperan, tapi nekad (...pake "d") untuk menyelesaikan "Quest of journey" yang belum kesampaian, secara dihotel bintang tujuh (emangnya puyer !!), so pasti nggak bakal dapet breakfast.


So ada pilihan apa kita hari ini ?? Menurut kategori kantong, Ada McD, pizza hut (kayaknya ngga lagi denk), ato restoran - restoran local yang ada di pinggiran jalan. Sepertinya rekan seperjalanan gue trauma sama McD, dia bilang secara di Indo aja dia ngga demen, apa lagi di luar gitu.

Yang menjadi patokan doi dalam mencari makanan adalah saos cabai yang dipakai (plis deh keadaan kebelet aja musti mikirin cabe !) Menurut pengakuan saksi, cabai yang dipakai dinegara asia tenggara (selain Indo) itu cuma menggelitik dan meninggalkan rasa resah dilidah ...alias semakin makan cabai semakin kangen sama sambel terasi di Indonesia gitu loh. So untuk menghindari rasa kangen yang berlebihan mending kita mutusin makan yang putih - putih aja such as bubur, or mie, or rice with sayur gitu.

Akhirnya setelah muter - muter di area Senado Square, ga ada restoran yang memenuhi kriteria diatas, tapi kita malah menemukan Ruin of st.paul !! Salah satu objek wisata yang emang gue pengen pergi, kebetulan letaknya susah so untuk nemuinnya aja wah hocki banget. Rasanya sih perut gue sama senangnya sama diri gue, soalnya dia makin goyang kenceng banget, tapi meskipun begitu hormon narsis sudah membanjiri diri kita masing - masing, so dengan mengabaikan perut yang lagi nari hula - hula, kita foto - foto dulu deh disana.





Ini bangunannya, sayang udah runtuh sebagian, kalo ngga sih pasti kece banget deh !








Perut gue dah berubah, dari nari - nari sekarang demonstrasi. So pilihan dah semakin dikit deh nih. Kata pepatah "kalo perut udah laper makanan apa aja jadi kerasa enak", ternyata itu SALAHHHH!! tapi dengan mempercayai kata pepatah gue jadi berani untuk mengambil keputusan.

Dengan berlagak kayak orang lokal, kita masuk ke sebuah restoran lokal, setelah duduk baik - baik (untungnya si pelayan nggak pake acara nanya "mau makan apa mbak? kita ada menu ...bla .. bla ..bla") dia hanya ngelempar menu diatas meja (terbalik pula !!), dan ngambilin air 2 gelas lalu pergi gitu aja .... fyuuhhh, ternyata hospitality nggak selamanya menyenangkan bukan ???

Dengan pedenya langsung gue ngambil menu yang diletakan gitu aja di atas meja (rekan gue malah stay yakin aja bakal makan enak) lalu melihat menu aselinya, langsung gue keringet dingin. Kenapa gue keringet dingin ? mo makan aja susah yaaaakkksss. Ya wong menunya pake bahasa Cina semua yang gue ngerti cuma harganya doank (pake penomoran normal), no english at all , so gimana lo mo milih makan apa ?? tapi bagaimanapun harus buat patokan. Gue pikir sih patokannya harga, tapi jangan yang murah - murah banget (ceritanya banyak duit nih, gamo makan makanan murah) tapi ternyata gue takutnya kalo kemurahan ternyata makanan yang dateng nasi putih doank ....wakakaka ga kebayang deh gue malunya, ntar gue malah ditanya - tanyain lagi.






Ada yang bisa bantu ngartiin ? hehehe









Si pelayan dateng karena tangan gue yang terangkat, gue segera nunjuk mana aja yang ada angka 19HKD "ce ke" "liang kuai" <-- gitu deh bahasanya. Trus dia pergi gitu aja, wah beres nihhh step satu ! Gue ngerasa seperti pengen dapet hadiah natal aja gitu, maen tebak - tebakan kayak apa yaa makanannya ??? gue malah udah ngiler ngeliat orang depan yang makan dimsum, gue mikir tulisan dimsum itu kalo kayak di samudra kayak apa ya ?? (kayaknya mirip deh sama yang gue tunjuk tadi), hehehehe. Dan nggak lama gue segera dapet jawabannya. jreeeeeeeennnnnnnnngggggggg.....................


Yah ga jauh sih sama dimsum, cuma dimsum diinjek - injek trus dikasih air cucian tangan (sadis banget !). hehehehe ... glek <---ketawa sambil nelen ludah.










so we pack another thing in our live dont we ? Ini kali gue ngerasa jadi peserta fear factor. Jujur ya gue nggak suka bb (yu no wat a min !), orang juga bingung kok gue ga suka bb, kalo makan aja gue mungkin bisa muntah soon or later gitu, tapi ini bukan bb lagi, tapi udah bb nya bb
alias jeroan bb !! buat sebagian orang keliatan Yummie, tapi pelayan yang nyerahin makanan ini aja tampangnya bingung gitu, sayang ga bisa gue foto. Seperti cuma ada satu pilihan hidup, yaa mo ga mau deh, makan aja, ntar gue rugi 19 HKD trus dicap orang aneh. Ternyata didalemnya ada mie nya (soo sukses donk gue nyari makanan yang berbau mie...heheheh ...glek!) Lumayanlah kenyang bisa tahan sampe malem.

Setelah dikerjain makanan habis - habisan, kita melanjutkan perjalanan ke last destination "Macau tower". Gue merasa seperti frodo LOTR, banyak aje rintangan yang musti dilewatin ke gunung mordor. Sebenernya gue nggak tau gimana carana ke Mordor .. ekhh Macau Tower, yang ditulis di bus route didepan senado square itu naik B18 sampai di Macau tower, tapi dari arah mana naiknya gue ga tau, udah gitu busnya nggak dateng - dateng (lama banget) sampe gue rada hopeless, trus giliran busnya dateng gue girang banget, kayak serasa dapet jackpot gitu (harapan yang kemaren).

Tapi ternyata bus itu hanya lewat satu arah di senado square, gimana caranya gue tau ? gini nih:

gue tetep stay nggak mau nyebrang, dan naik dari Riberio / Mecardo, dari sini busnya masuk ke jalan - jalanan kecil yang menanjak, mirip kayak jalanan - jalanan di eropa gitu. Tiap kali busnya berenti gue perhatiin nama stasiun bus, kadang ada namanya, kadang nggak ada (tapi banyakan ngga ada dalam rutenya). Trus yang masuk juga aneh - aneh, mulai dari orang - orang bule yang bisa ngomong canton sampe orang (doi sih pake tudung gitu) ....kayaknya sekitar orang malay ato indo, yang bisa ngomong canton gitu ... alamak ...ebat yaaa!! Btw, ngomong canton, selama ini gue bergaul sama chinese malaysia (yang juga ngomong canton) gue cuma bisa ngomong "lei he bin tou??" yang artinya "Woiii lo mo kemana ??" trus kalo dijawab juga bengong lagi, hehehehe.

Akhirnya bus gue sepi, tapi ga keliatan juga tuh tower, mo nanya juga kaga ngerti gimana, so gue stay kalem aja sampe akhirnya busnya berhenti di terminal bus dan semua orang pada turun, tadinya gue mo stay calem juga tuh, tapi dah diusir sih sama penumpang lainnya (rekan gue dah pucat nih ...hehehehe).
Ternyata, lo musti sambung bus dengan nomor yang sama untuk lanjutin ke Macau tower. Dari mana gue tau ? yaa insting aja gitu, mengingat behaviour yang sama dinegri sendiri.

Dan bener aja ngga jauh bus itu jalan keluar dari terminal, keliatan juga tuh menara, tenang deh gue. Tapi sebelom sampe menara semua orang turun dari bus, whattt theee....... gue jadi bingung (kali ini gue bener - bener ngga pede) akhirnya gue turun juga, soale di stasiun itu kaga ada namanya gue pikir dah sampe macau tower station gitu, ternyata kita blom sampe dan harus jalan lagi deh sekitar 500 kilo-an, sampe di tower, dah keringetan deh.



Nih die nih !!








Yah kurang lebih, gue dapet sesuatu dari perjalanan gue ini, minimal gue ada rute baru kalo gue mau buka usaha tour and travel, hehehehehe. Mo murah jalan - jalan ama gue aja, tapi ongkosin gue dan pegel tanggung sendiri yaaaa...............