My Pages

Thursday, June 23, 2011

Roppan

Apa yang terlintas di benak lo saat dengar kata Roppan, yang terlintas di benak gue adalah :

1. Jepang
2. Roti Pannggan - yang ini sedikit maksa tapi masuk ... hahaha.

Yah hampir bener, yaitu Jepang dan Roti tapi bukan roti panggang, tetapi roti yang dikreasikan unik dengan berbagai macam topping diatasnya.

Roppan sendiri mengklaim dirinya sebagai "Toast to Happiness", dan Roppan sendiri adalah singkatan yang diambil dari kata Roppongi dan Pan, Roppongi-Pan. Ternyata Roppongi sendiri adalah suatu tempat di Tokyo, yang mana teman - temanku yang ada di Jepang pastinya lebih tau seperti apa.

Kemarin malam, gue menyempatkan diri untuk mampir ke restonya, yang terletak di dalam mall Living World, Alam Sutera, ntuk menikmati suasana unik restonya sendiri. Restonya nyaman, lebih tepatnya mungkin hangat, dengan interior yang bernuansa kayu dan dekorasi - dekorasi bergaya retro. Untuk makanannya menurut gue pas banget sama lidah orang Indo kayak gue ini. Tidak hanya terdiri dari Roti saja, tetapi juga menjual berbagai macam Udon, dan sushi.

Untuk Rotinya terdiri dari Roti manis, dan roti asin ... menurut gue. Biasanya roti manis dengan topping coklat, dan krim. Untuk topping asin terdiri dari daging, keju, dan sambel.

Harga Pan-nya berkisar 10.000 - 15.000, sedangkan untuk udon dan sushi berkisar 30.000 - 50.000.
Minuman fave disini adalah teh tarik, yang menurut gue cukup nggak nyambung dengan Jepang itu sendiri. Untuk harga minumannya berkisar 15.000 - 30.000.

I rate the food 8 to 10.

Just take a look what its like :

The Resto


Displayed Pan





The menu


Suasana Restonya retro banget







Makanan yang gue order

1. Tori Kanzu

2. Choco Banana


3. ...... Udon, sorry forget


Lebih jelas, silahkan kunjungi webnya : http://www.roppan.com/

Sunday, June 19, 2011

Bandung, kuliner, dan uji coba E-PL1

Pergi ke Bandung pasti ga lupa untuk ngoprek kulinernya, dan gue sendiri bisa dibilang newbi untuk daerah Bandung, nggak seperti Bali yang lebih sering pergi ketimbang Bandung. Tapi karena di Bandung benar - benar banyak pilihan makanan enak, jadi tinggal tutup mata, tunjuk, dan coba aja.

So pilihannya jatuh ke satu tempat makan yang bernama Sapu Lidi, terletak di Jalan Haji Bajuri, dari terminal Ledeng tinggal ke kiri lalu ikutin jalan naik ke atas meliuk - liuk .... ahahahha. Sulit mendeskripsikan jalanannya karena hari itu cukup malam dan menurut gue jalanannya juga kurang bersahabat.

Di dalam restoran, suasananya seperti duduk di tengah sawah, lengkap dengan padi dan .... apa itu rumah kayu yang ada di tengah sawah, menurut gue suasananya top abis. Makanannya juga ga kalah enak, meskipun hanya memesan ikan nila bakar, sayur asem, kangkun cah terasi, dan seporsi tempe dan tahu. I rate this resto 9 of 10.

Uji coba Olympus pen E-PL1 gue yang baru, my new baby ini memberikan hasil sangat memuaskan bagi gue, seseorang yang sangat amat tidak bisa menggunakan kamera D-SLR .... ralat : belum bisa, kamera ini dilengkapi dengan fungsi - fungsi untuk memudahkan para beginner agar hasil fotonya bagus. Dalam restoran sapu lidi ini pencahayaannya sangat amat kurang, kamera Fuji gue yang lama pasti KO .... ralat SEKARAT

Menu Sapu Lidi, menggunakan ART mode, pop art tanpa blitz




Suasana restoran yang remang - remang, menggunakan mode intelegent automatic + blitz


Gue di saung tengah sawah, ART mode tanpa blitz

Kami semua di saung tengah sawah, menggunakan mode ART dengan blitz
Makanannya


Sudut oleh - oleh, menggunakan mode iAuto tanpa blitz, benar - benar warna aslinya tampak biarpun cahaya amat kurang.







Besokan harinya untuk makan siang, kita mampir di Batagor Riri. Gue sih nggak mengenal makanan ini, tapi rasanya Batagor Riri ini cukup dikenal, buktinya banyak banget foto artis yang terpampang di dindingnya. Setelah gue makan, baik bakso malangnya maupun batagornya emang muanteppp ! Kalo penasaran bisa mampir di Paskal Square, terletak di deretan Ruko .... nomor rukonya nggak afal ya. Seperti ini tampilannya :